Suasana kampus akhir pekan ini tampak lebih ramai dari biasanya. Ratusan mahasiswa mengikuti Festival Inovasi dan Kewirausahaan Mahasiswa 2026 yang digelar di halaman utama kampus pada Sabtu (3/2). Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan karya kreatif sekaligus melatih jiwa bisnis sejak dini.
Acara dibuka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan yang menyampaikan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kemampuan berinovasi dan berwirausaha. “Kampus harus menjadi tempat lahirnya ide-ide segar yang bisa memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan pembukaan.
Dalam festival ini, lebih dari 40 stand mahasiswa memamerkan berbagai produk, mulai dari makanan olahan, minuman sehat, kerajinan tangan, hingga aplikasi digital berbasis teknologi. Salah satu yang menarik perhatian adalah aplikasi pencatat keuangan sederhana buatan mahasiswa Teknik Informatika yang dirancang khusus untuk pelaku UMKM.
Selain pameran produk, kegiatan ini juga diisi dengan seminar kewirausahaan, talkshow bersama alumni yang telah sukses membangun bisnis, serta lomba pitching ide usaha. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya mahasiswa yang aktif bertanya dan berdiskusi dengan para narasumber.
Ketua panitia menyampaikan harapannya agar kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin tahunan kampus. “Kami ingin mahasiswa berani memulai usaha sejak kuliah, jadi ketika lulus nanti sudah punya pengalaman dan mental pebisnis,” jelasnya.
Festival ditutup dengan pengumuman pemenang lomba inovasi terbaik dan penampilan musik dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni. Acara berlangsung meriah dan mendapat respon positif dari seluruh civitas akademika.